Tips Mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB)


imb


Izin Mendirikan Bangunan (IMB)  rumah adalah yang diberikan kepada pemilik rumah untuk melaksanakan pembangunan agar desain bangunan dan pelaksanaan pembangunan sesuai dengan tata letak dan ruang kota yang berlaku. Sebelum pekerjaan pendirian bangunan dimulai pemlik harus sudah memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang disetujui oleh pejabat berwenang. Hal inl untuk menghindari penyegelan area pembangunan rumah oleh petugas tata kota atau bangunan dirobohkan karena tidak sesuai dengan rencana tata letak dan ruang kota. 

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yaitu:

1. Kelengkapan persyaratan permohonan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) rumah tinggal, yaitu:
a. Fotocopy surat kepemilikan tanah yang dapat berupa sertifikat tanah dari BPN yang dilegalisir notaris.
b. Fotocopy KTP pemilik tanah/pemohon.
c. Fotocopy NPWP pemohon.
d. Fotocopy Surat Tagihan dan Bukti Pembayaran PBB (Pajak Bumi dan Bangunan).
e. Gambar rencana arsitektur dan ME (Mechanical Electrical) yang telah disetujui
f.  Perhitungan dan Gambar Rencana Konstruksi.

2. Jumlah biaya yang harus dikeluarkan untuk retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
a.  Biaya retribusi iMB rumah tinggal dihitung berdasarkan Luas Bangunan dan Harga Satuan Jenis Bangunan (rumah besar sedang kecil)
b. Retribusi Mendirikan Bangunan (MB) dihitung dengan rumus

Luas total  lantai  bangunan  x  Harga satuan.

Pembayaran Retribusi Rumah Tinggal dapat dilakukan setelah diterbitkan surat keterangan retribusi daerah dari seksi Pelayanan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Kecamatan dan pembayaran dilakukan di Kas Daerah.

3. Pelaksanaan pembangunan
a Pelaksanaan pembangunan dapat dimulai setelah Izin Mendirikan Bangunan (IMB) disetujui
b Papan Kuning IMB harus dipasang di lokasi pembangunan, ditempat yang mudah dilihat dari jalan,
c. Pelaksanaan pembangunan harus sesuai dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang diterbitkan.
d. Bila ada rencana perubahan atau penambahan, sebelum perubahan itu dilaksanakan maka terlebih dahulu harus diajukan PIMB perubahan penambahan
e. Selama pelaksanaan pembangunan, IMB (copy-nya) harus berada di lokasi pembangunan untuk pedoman pembangunan dan pemeriksaan dari petugas pengawasan Seksi P2B Kecamatan.

izin mendirikan bangunan


Cukup banyak agen pengurusan yang menawarkan untuk menguruskan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), namun sebaiknya anda mengurus sendiri karena selain pengalaman pengurusan itu penting namun sekarang ini mengurus IMB makin mudah sehingga bisa dikatakan sia-sia jika kita menyerahkan pengurusan pada orang lain.

Selain itu siapa tahu anda perlu membangun lagi di masa datang, entah untuk renovasi maupun membangun rumah baru. Siapa tahu, kita tidak tahu rejeki kita di masa datang.


Selain itu keberadaan calo perijinan akan membuat keadaan tidak kondusif untuk pemerintahan yang bersih. Jadi beranikan diri anda untuk langsung mengurus sendiri ke kantor pelayanan IMB di kecamatan terdekat. Pemerintahan sudah berubah, mungkin anda akan kaget saat merasakan pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang jauh lebih mudah dan murah.

Semoga artikel tentang mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) diatas bermanfaat untuk Anda.

Silahkan Dibagikan Apabila Artikel Ini Bermanfaat

Related Posts

Previous
Next Post »