7 Tips Memilih Bahan Bangunan Untuk Mendirikan Rumah


Blogrumahidaman.com - Memilih bahan bangunan yang baik sangat penting untuk dilakukan karena berpengaruh pada kualitas bangunan yang dibangun. Kita tentu menginginkan rumah yang kuat dan kokoh yang tak gampang rusak apalagi runtuh. 

Indonesia merupakan wilayah yang sering dilanda bencana alam seperti gempa dan banjir. Untuk itu perlu kehati-hatian dalam mendirikan bangunan menggunakan bahan bangunan yang berkualtas agar rumah yang kita bangun tidak cepat rusak ataupun runtuh.

Sebelum membeli bahan bangunan atau material di toko bangunan sebaiknya lakukan survei terlebih dahulu untuk memastikan ketersediaan bahan bangunan selama proses pembangunan. Survei bermanfaat untuk mengetahui harga bahan bangunan yang paling kompetitif, sehingga kita dapat menghitung biaya yang harus kita keluarkan untuk mewujudkan rumah idaman yang kita inginkan. Berikut ini adalah 7 tips untuk memilih bahan bangunan :

1. Pasir
Pasir merupakan bahan bangunan agregat halus yang digunakan untuk campuran beton. Pasir yang baik digunakan untuk pengecoran adalah pasir dengan kandungan lumpur tidak lebih dari 5% (berdasarkan PBI 197). Selain untuk campuran beton, pasir juga digunakan untuk pekerjaan plesteran dinding bangunan, pekerjaan screed untuk lantai rumah, dan urugan di bawah fondasi. 

bahan bangunan


Karena kebutuhan bahan bangunan ini sangat tinggi, maka pemilik rumah harus memastikan bahwa kebutuhan bahan bangunan ini akan dapat tercukupi. Pasir adalah salah satu bahan bangunan yang paling banyak dibutuhkan. Karena itu jika anda mendapatkan selisih harga sedikit saja akan sangat berpengaruh terhadap biaya pembangunan rumah idaman Anda.


2. Semen
Semen merupakan bahan bangunan yang berfungsi untuk perekat yang digunakan untuk campuran beton pada pekeriaan pengecoran, baik untuk pekerjaan sloof balok, maupun kolom Selain untuk campuran beton.

bahan bangunan


Semen juga digunakan sebagai perekat pada pekerjaan dinding bata,  dan untuk pekerjaan plesteraan dinding. Untuk pekerjaan finishing bangunan semen yang digunakan adalah semen putih (gray cement).


3. Kerikil
Kerikil sering disebut bahan bangunan agregat kasar split, merupakan material utama pembentuk beton ukuran kerikil umumnya lebih besar dari material pasir. Pemilihan bahan bangunan ini haruslah cermat dan hati-hati karena digunakan untuk mem
bentuk beton pada pekerjaan struktur bangunan seperti kolom, balok, dinding maupuan lantai.

bahan bangunan


Ketidakcermatan dalam memilh bahan bangunan ini bisa mengakibatkan hasil campuran beton tidak bagus sehingga berisiko mengalami keruntuhan bangunan. Pondasi yang keras dan tidak berpori-pori karena pori-pori akan mengakibatkan bangunan mudah rapuh sehingga beton yang dihasilkan pun tidak bagus kualitasnya


4. Besi
Besi beton merupakan bahan bangunan pembentuk beton struktur, seperti pekerjaan kolom, balok dan lantal. Karena fungsinya yang sangat penting bagi kekuatan struktur maka besi beton yang digunakan harus sesuai standar SNI.

bahan bangunan


Di pasaran terdapat berbagai jenis besi yang tidak sesuai SNI yang disebut besi banci yang harganya lebih murah namun kualitasnya kurang baik. Pemakaian material tersebut tentu mengundang bahaya mengingat Indonesia merupakan wilayah yang sering dilanda gempa.

5. Material Dinding
Dinding menduduki peran penting pada konstruksi rumah. Dinding berfungsi untuk melindungi rumah dari angin panas. Dinding rumah juga sebagai pembatas antar ruang di dalam rumah misalnya sekat antara kamar dengan ruang keluarga maupun antara kamar mandi dan dapur.

bahan bangunan

Bahan bangunan untuk dinding rumah menggunakan batu bata putih batako dan juga bisa menggunakan bata concrete. Setiap materiat memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, mulai dari harga, kualitas maupun kemampuannya untuk menjaga udara di dalam ruangan tetap nyaman.

Saat ini yang paling banyak digunakan untuk membangun rumah adalah bata merah. Material ini kedap air sehingga dinding terhindar dari rembesan yang akan merusak dinding di sisi dalam rumah. Bahan bangunan ini juga kuat serta tahan lama.


6.  Material Penutup Lantai
Lantai mampu memberikan nuansa tertentu pada sebuah rumah, ada beberapa alternatif untuk penutup lantai yang dapat disesuaikan dengan budget yang kita miliki. Kita dapat menggunakan penutup lantai mulai dari marmer, granit, keramik, atau pun kayu. Harga masing-masing bahan bangunan ini berbeda. Selain jenis material yang digunakan, warna, bentuk dan ukuran pun ikut mempengaruhi estetika dan tampilan ruangan yang akan dihasilkan.

bahan bangunan


Untuk ruangan tamu maupun ruangan lain selain kamar mandi bisa menggunakan penutup lantai dengan ukuran 30x30 cm ataupun 40x40 cm. Motif dan warnanya pilih yang polos dan cerah, seperti putih maupun abu-abu sehingga nuansa ruangan menjadi simple dan luas serta cantik. Pilihan warna yang cocok dan pas akan mendatangkan rasa nyaman bagi penghuni yang tinggal di dalam rumah tersebut.

Material keramik merupakan bahan bangungan yang banyak digunakan untuk penutup lantai rumah. Selain harganya yang terjangkau, saat ini banyak sekali pilihan warna dan motif yang dijual di pasaran. Untuk penutup lantai kamar mandi, pilihlah keramik khusus penutup lantai kamar mandi. Keramik jenis ini berbeda dalam tekstur dan permukaannya dengan keramik biasa. Permukaan keramik untuk kamar mandi sengaja dibuat lebih kasar agar tidak licin saat anggota keluarga menggunakan kamar mandi tersebut.


7. Material Penutup Atap
Penutup atap merupakan elemen penting bagi sebuah rumah. Penutup atap berguna untuk melindungi isi rumah dari hujan maupun panas terik sinar matahari. Penutup atap dipasang setelah rangka atap dan kuda-kuda selesai dipasang. Untuk penutup atap, kita bisa memilih jenis genteng keramik, genteng metal, genteng aspal, genteng press dan polycarbonat. 

bahan bangunan

Masing-masing bahan bangunan ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, baik dari segi harga maupun ketahanan terhadap cuaca. Untuk rangka atap bisa menggunakan kayu maupun baja ringan. Saat ini rangka baja ringan mulai populer karena tahan rayap sehingga tidak mudah rapuh serta pemasangannya juga cukup cepat.

Pemasangan penutup atap harus dilakukan dengan baik untuk mendapatkan hasil yang bagus dan rata sehingga tidak mengakibatkan bocor dan menjadi permasalahan dikemudian hari.

Demikian ulasan dan tips dari kami mengenai memilih bahan bangunan, semoga bermanfaat untuk Anda sekeluarga.

Silahkan Dibagikan Apabila Artikel Ini Bermanfaat

Related Posts

Previous
Next Post »